Ceritanya nabung di Bank tapi tiap bulan uang berkurang”kenapa?

Selamat pagi, jalani hari dengan senyuman. Pagi ini cuacanya rada-rada mendung tetapi jangan sampai cuaca mendung dijadikan alasan untuk bermalas-malasan harus semangat demi menghidupi keluarga bagi yang sudah berkeluarga kalau yang belum berkeluarga ditanya saja sendiri bekerja buat apa buat siapa? hee,,,.  

Kali ini kita ngobrol-ngobrol santai saja sambil ngopi tapi kayanya bukan ngopi soalnya yang diminum bukannya kopi tapi air putih, sambil mutih mungkin itu lebih benar untuk sebutannya, bersama teman sekasur istriku tercinta yaaa,,walaupun terkadang kadang kala suka saya galakin tapi galaknya bukan galak kaya macan sama mangsanya.  

Read More

Usut punya usut pagi ini punya cerita lebih kepertanyaan sebetulnya, kenapa saya menabung dibank tetapi  pada setiap bulan uang malah berkurang? ini yang mungkin sering dialami oleh banyak Orang yang suka nabung di bank terutama ceritanya sering terdengar didaerah pedesaan yang “ekonominya menengah kebawah” termasuk saya juga pernah malah bisa dibilang sering.

Seperti apa ceritanya cukup saya yang dengar ceritanya, disini saya coba bahas saja   Menabung menjadi satu cara yang benar-benar mujarab untuk menggapai masa depan yang lebih baik tapi apa jadinya bila pada setiap bulan uang tabungan bukannya bertambah malah makin berkurang itu sih bukan menjadi lebih baik malah jadi kebalikannya buang-buang duit.  

Perlu kita pahami nabung di bank itu adalah artinya kita mengunakan jasa Perusahaan Perbankan yaitu dalam hal jasa penyimpanan uang secara garis besar yang namanya jasa tentu ada timbal baliknya tidak ada yang namanya gratis, mana mau “Mereka” memberikan jasanya secara cuma-cuma tanpa ada yang diharapkan dari penggunanya.  

Diatas adalah sebagai salah satunya kita menabung dibank tetapi setiap bulan uang kita berkurang secara rutin, lalu bagaimana bisa disebut menabung? bila disetiap bulan malah kita mengeluarkan ya,, walaupun tidak besar tetapi bila dikali lama tentu akan menjadi besar juga, bisa dibayangkan bila setiap bulan uang tabungan kita berkurang sebesar Rp.5.500 dikali 12 bulan. Seperti contohnya adalah tabungan saya sendiri pada gambar dibawah ini.

Itu adalah teori  Orang kecil seperti saya ini yang tidak pernah menghitung keuntungan apa yang akan kita dapat bila nabung dibank, kalau kata Orang tua sekarang mudanya jaman dulu bilang mendingan nyimpen uang itu di Celengan saja uang tidak akan berkurang selama kita tidak mengambilnya sampai kapanpun.  

Teori itu benar tetapi kita harus tahu apa resikonya menyimpan uang di Celengan, Celengan adalah suatu benda menyerupai wadah dengan lubang kecil yang digunakan untuk menyimpan sesuatu. Celengan ini lebih banyak digunakan kepada yang namanya nyimpan uang, dan uang adalah kebanyakan terbuat dari bahan kertas. Mungkin dulu memang Celengan baik untuk menyimpan uang karena dijaman dulu uang rupiah dari kertas masih sangat jarang lebih kepada uang koin.

Celengan untuk dijaman sekarang sudah jarang ditemukan digunakan untuk menyimpan uang tetapi bukan hilang dari peradaban masih ada beberapa yang masih menggunakannya untuk menyimpan uang koin daripada tercecer dimana-mana mendingan simpan dicelengan.

Untuk resiko dari nyimpen uang dicelengan dan juga ditaruhnya dirumah kalau terjadi sesuatu hal buruk terhadap rumah kita tentu akan ikut hilang dan bila yang disimpan saya rasa tak akan bertahan lama dimakan mahluk-mahluk  kecil didalam sana.

Tentu resiko-resiko Celengan tidak akan terjadi apabila uang disimpan dibank, dibank lebih aman dari segala sesuatu hal yang terburuk karena ada regulasi yang diatur oleh Pemerintah sesuai peraturan Undang-Undang yang berlaku di Indonesia. Nyimpan uang dibank dengan segala kemudahan dan kelebihannya, tentu kita akan merasakan kelebihan-kelebihan itu apabila kita memahaminya.

Bila nabung dibank uang bukannya nambah malah berkurang tentu ini adalah suatu hal yang lumrah terjadi karena menyimpan uang dibank tentu ada konsekwensinya yaitu kita harus membayar biaya administrasi bulanan yang ditentukan oleh pihak bank sesuai yang diaturkan oleh bank masing-masing.

Jadi sudah jelas uang berkurang bukan berkurang seperti kita menyimpan uang didompet uangnya dipakai atau kepakai untuk sesuatu hal tetapi uang berkurang karena kita harus membayar biaya bulanan tentu itu adalah hal yang wajar karena kita juga mendapatkan fasilitas dengan uang administrasi tersebut.

Rugi dong kita sebagai Nasabah bila menyimpan uang dibank? bukannya untung malah buntung jadi bankya yang untung. untuk pertanyaan seperti jawabannya harus dengan penjelasannya betul?” baiklah saya coba jelaskan sesuai pengetahuan saya bila ada salah mohon dikoreksi.

Tidak” kita tidak akan rugi bila kita menyimpan uang dibank dengan memperhitungkannya dengan tahu aturannya dan seperti apa prosesnya. Usahakan sebelum menyimpan uang dibank kita tahu berapa biaya bulanannya dan kita juga harus tahu berapa bunga tabungannya kenapa kita harus tahu hal ini? Karena kita akan menghitung bunga yang artinya itu adalah pemasukan (kredit) dan biaya bulanan itu adalah pengeluaran (debet).

Setelah kita tahu berapa bunga tabungan yang kita dapat yang biasanya cara penghitungannya menggunakan metode persentase ada 3 metode yang digunakan,

1.Perhitungan bunga berdasarkan saldo terendah

Perhitungan bungana adalah = (Jumlah saldo terendah dikali suku bunga % dikali jumlah hari pada bulan laporan) dibagi Jumlah hari didalam 1 tahun 

Kita contohkan saldo terendah tabungan kita di bank sebesar Rp. 5.000.000 dengan bunga tabungan 6% pertahun, cara perhitungannya adalah dengan cara berikut:

Perhitungan bunga tabungan  : Rp 5.000.000 X 6% X 30 / 365 = Rp 24.657

  • Perhitungan bunga tabungan  : Rp 5.000.000 X 6% X 30 / 365 = Rp 24.657
  • Ingat bunga Rp 24.657 merupakan bunga (belum dipotong pajak).
  • Perhitungan pajak bunga tabungan : 20% X Rp 24.657 = Rp 4.931
  • Bunga bersih diterima nasabah: Rp 24.657 – Rp 4.931 = Rp 19.726

2.Perhitungan bunga berdasarkan saldo rata-rata

3.Perhitungan bunga berdasarkan saldo harian

Perhitungan ini tidak bisa dijadikan acuan secara real, cek bunga tabungan yang didapat oleh Nasabah bisa dicek dengan print out tabungan Anda, bunga bank tidak bisa diprediksi kadang turun kadang naik.  

Diatas sudah saya contohkan perhitungan bunga yang kita dengan saldo terendah tabungan Anda Rp.5.000.000,- dengan begitu kita sudah tahu berapa bunga rekening yang kita dapat dan selanjutnya kita bisa menggunakan rumus simpel yaitu bunga tabungan dikurangi biaya admin bulanan yang artinya adalah Rp.19.726,- dikurangi Rp.5.500 =Rp.14.226 jadi kita masih punya lebih sebesar Rp.14.226 jadi jawaban pertanyaan diatas “Tidak”. namun bisa juga “Iya” bila penjelasannya seperti dibawah ini.  

Iya” jawab iya juga bisa benar mungkin jawaban ini tidak perlu penjelasan panjang karena penjelasannya sama saja dengan kata tidak, lalu kenapa bisa jawab iya bila penjelasannya sama.

Untuk penjelasannya sama namun kita kembali kepada cerita diatas yang “ceritanya nabung dibank tapi tiap bulan uang berkurang”kenapa? dengan penjelasan kata tidak juga sebenarnya sudah terjawab tinggal kita kurangi saja nominal saldo tabungan kita terendahnya dengan semisal Rp.1.000.000 bila kita hitung dengan tanpa dipotong pajakpun menurut hitungan saya masih kurang untuk bayar biaya admin bulanan tabungan.   Ok, saya rasa pertanyaan kenapa uang tabungan tiap bulan berkurang? sudah terjawab setelah membaca penjelasan diatas.  

Karena hari ini sudah siang, mungkin cukup sekian artikel yang saya sajikan kali ini semoga bermanfaat untuk menambah pengetahuan kita semua dan untuk saya menjadikan ini adalah catatan saya yang dikemudian hari bisa saya baca kembali.  

O, iya sebelum saya akhiri sekarang ini menabung dibank sangat mudah dan juga murah bahkan ada jenis tabungan yang tanpa biaya bulanan kalau di BRI itu namanya Tabunganku, kalau gak salah nabung pertamanya minimal sebesar Rp.20.000,-, kalau nabungnya kan sekarang sudah dekat dengan Agen BRILink jadi bisa dimana saja dekat rumah.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *