Jenis-Jenis Rajutan, Berikut Penjelasannya

  • Whatsapp

Berikut adalah jenis-jenis rajutan yang patut Anda ketahui, apalagi bila untuk pecinta kain rajut. Apabila berniat untuk membeli jenis kain rajut, artikel ini mungkin bisa membantu Anda dalam menentukan jenis yang akan dibeli sesuai modelnya supaya tidak salah pilih.

Jenis-Jenis Rajutan.

Umumnya jenis kain rajut dibuat dengan teknik menyilangkan dua jajaran benang yang saling tegak lurus, dimana barisan benang yang berbentuk loop alias lingkaran biasa dijadikan sebagai kaitan antar benang. Merajut sendiri bisa dilakukan menggunakan tangan maupun mesin. Salah satu contoh kain rajut yang dibuat dengan mesin ialah bahan jersey bola, felt, handuk, dan masih banyak lagi. Kain rajut sendiri memiliki tekstur yang elastis sehingga mudah melar dan memudahkan penggunanya dalam beraktifitas, terlebih bagi kamu yang kurang menyukai pakaian dengan model ketat. Berikut adalah jenis-jenis rajutan yang bisa membuatmu lebih paham sebelum membeli produk tersebut.

Single Knitt.

Single knit adalah Teknik yang menggunakan dua jarum beserta satu buah benang rajutan. Jenis rajutan ini biasanya bersifat rapat, padat dan cenderung kurang elastis. Pemanfaatan Teknik ini sering dipakai dalam pembuatan kaos yang banyak beredar di pasaran.

Double Knitt.

Teknik ini memanfaatkan dua benang rajut yang dirajut bersamaan dengan dua buah jarum. Sehingga tidak heran jika hasilnya lebih tebal ketimbang single knit. Sifatnya pun lebih elatis dan melar. Produk yang banyak memanfaatkan Teknik ini adalah pakaian bayi dan anak-anak.

Lacoste.

Ciri khas dari rajutan ini adalah adanya motif ataupun corak pada kain hasil rajutannya. Motifnya sendiri bisa berupa bulat, kotak, atau mirip segitiga kecil-kecil. Umumnya rajutan ini dipakai untuk membuat polo shirt atau kaus kerah.

Striper atau Yarn Dern.

Rajutan ini adalah kombinasi benang dua warna sehingga penggunaanya juga tidak bisa dibolak balik. Cara merajutnya pun bisa menggunakan Teknik single knit maupun double knit, asalkan pada bagian akhirnya dibuat belahan. Biasanya bahan ini dipakai untuk sebutan bahan salur atau warna-warni, pemanfaatannya pun digunakan untuk produk Jersey bola atau kaos dewasa.

Drop Needle.

Menggunakan variasi cabut jarum, drop needle biasa dipakai untuk pembuatan singlet dan bisa dipakai bolak-balik. Sifatnya pun cenderung lebih elastis dengan tekstur garis lurus vertical.

Itulah jenis-jenis rajutan dan sedikit penjelasannya, semoga menjadi referensi dalam menentukan pilihan sebelum memutuskan untuk membelinya.

Editor: Saadah

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *